PT Lambang Sejati
Home / Blog Detail

Blog Detail

Biaya-biaya yang Timbul saat membeli Rumah dari Developer via KPR

Oleh : Dewi Ayu | Tanggal 2020-10-27 06:03:47

realestate

Ketika Kita membeli Rumah dengan cara KPR maka akan ada Biaya-Biaya Lain selain dari Harga Jual Rumah yang sudah disepakati oleh Calon Konsumen dan Developer yang antara lain :

Biaya Pokok yang disiapkan Calon Konsumen.

1. Tanda Jadi atau Booking Fee (BF)

Sejumlah Uang yang dibayarkan oleh Calon Konsumen kepada Developer sebagai bentuk ikatan untuk Unit yang ditunjuk/dibeli oleh Calon Konsumen. Besaran Booking Fee yang ditentukan oleh  setiap Developer berbeda-beda tergantung Kebijakan Developer itu sendiri atau disesuaikan dengan Besaran Harga Jual Rumah

2. Uang Muka atau Down Payment (DP)

Sejumlah Uang yang dibayarkan oleh Calon Konsumen ke Developer sebagai Uang Muka dari Harga Jual. Saat Calon Konsumen mengundurkan Diri maka Uang Muka yang sudah dibayarkan oleh Calon Konsumen oleh Pihak Developer ada yang dikembalikan 100%, ada yang dipotong 10 s/d 30% malah ada juga yang Hangus. Itu semua tergantung dari Kebijakan Developer.

3. Biaya Proses KPR

Sejumlah Uang yang dibayarkan oleh Calon Konsumen kepada Pihak Bank sebagai Biaya yang timbul atas Pengajuan Permohonan KPR Calon Konsumen saat Pengajuan Pengajuan KPR Calon Konsumen disetujui Pihak Bank. Besaran Biaya Proses KPR ini berkisar antara 1% s/d maksimal 5% dari Plafon Kredit yang dicairkan oleh Pihak Bank. Biaya Proses KPR ini diserahkan saat akan dilaksanakan Akad Kredit yang bisa langsung diserahkan ke Pihak Bank atau dititipkan ke Pihak Developer. Biasanya jika dititipkan ke Pihak Developer artinya Pihak Developer yang melunasi Biaya Proses KPR diawal ke Pihak Bank agar Akad Kredit bisa segera dilaksanakan.

 

Biaya Lain meliputi :

  1. Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB)
  2. Sertipikat Hak Milik (SHM) atau Sertipikat Hak Guna Bangunan (SHGB)
  3. Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT)